Thursday, May 12, 2011

Memburu Fatamorgana




Judul : Memburu Fatamorgana
Penulis : Helene Koloway dan Wuwun Wiati S
Penerbit : Imania ( Pustaka Iman )
Cetakan : Cetakan I, Januari 2011
Kategori : Memoar
Halaman Buku : ix + 232 Halaman
ISBN : 978-602-97648-1-9


Ada Perpanjangan Waktu toh ? Trus mao diapain lagi mbak ? Pantes bukunya masih di bawa-bawa, sudah melahap berapa halaman ? Yah, too much question dari teman kantor saya. dan saya hanya menjawab cukup dengan senyum, nggak pake ribet dan simple.

Memburu Fatamorgana itulah judul dari buku berkategori memoar ini, ceritanya bersetting di Abu-Dhabi.
Abu-Dhabi ? Seperti apa sih negara itu ? Maklum saya belum pernah ke luar negeri jadi hanya bisa melihat dari internet dan berkhayal hehehe, saya kan juga penasaran dengan Museum yang ada di Abu-Dhabi, siapa sih yang tidak ingin menginjakkan kakinya dinegara yang dulunya di pimpin oleh Syaikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, siapa sih yang tidak ingin menikmati berkemah di gurun pasir, siapa sih yang tidak ingin menikmati indahnya Corniche. Impian bekerja di luar negeri adalah impian saya sejak setahun yang lalu, kalau saya berhasil menembus "pintu doraemon" secara otomatis statusnya nanti akan berubah menjadi TKW. Yah.. TKW.

"mao kerja di luar negeri sit, negara mana"? Tanya temanku
Middle east.
"Middle east banyak, yang mane ? Saudi ? Irak ? Iran ? atau .. Afghanistan ? hahaha"
Sotoy emang nih temenku ( berkata ku dalam hati ), "Kuwait kek, Abu Dhabi kek, Saudi juga boleh". Jawabku dengan kesal
"Ngapain lu jauh-jauh kesono, Mao bunuh diri lu hahaha.. ?"
Hah ?

Tapi saya tidak pernah putus asa untuk terus mencoba apply ke negara middle east, duh kenapa nggak di Eropa aja sih atau Amerika gitu ? hahaha.. kalau kata si Entin Kegedean.
Keinginan saya pun semakin besar untuk bekerja di luar negeri ketika saya mendapatkan Interview dari perusahaan yang bergerak di bidang export. sapa tau saya bisa di mutasi ke negara middle east hihihi.. ngarep banget yak. Kebetulan vice president nya orang indiahe. eh maksudnya India. Barang yang di export itu akan "nangkring" di Abu-Dhabi lalu ke Lulu hypermarket. Hah ? Abu-Dhabi ? Lulu Hypermarket ? India ? Arab ? *jadi inget sama bukunya Mba Helene & Mba Wuwun

eh tadi ada Entin ? Sekarang Mba Helene & Mba Wuwun, Sapa lagi tuh ? Nah, Mba Helene dan Mba Wuwun itu yang nulis buku ini, Buku Memburu Fatamorgana. keduanya sekarang tinggal di negara Zinade Zidane, Negara yang memiliki Kemegahan Eifelnya dan Keindahan Champ Elysees. Wow.. Jauh dari Indonesia ... hihihi. Dua lanang yang sudah besar dimiliki Mba Helene dan Satu lanang yang di miliki Mba Wuwun atau biasa panggilan akrabnya Pu'un
hihihi .. *itulah yang melekat di otak saya*

Lalu siapa sih Chloe, dan Entin ? Eh bukan cuma dua orang lho, disini ada satu kartini lagi. siapa ?? siapa ?? Aku hehehe... yak nama kartini yang berada di buku memburu fatamorgana itu sama dengan nama saya. Siti. ASLI, namanya bener SITI. Sama kan huahahaha..
Yak!! ada tiga tokoh utama disini. Chloe, Entin dan Siti. Kartini-Kartini kita yang sedang merantau, mencari sesuap nasi demi masa depan yang lebih baik, semuanya itu akan menjadikan mereka mandiri, mengerti akan arti kehidupan yang sesungguhnya. If this is a real world. I will say "welcome" to myself. ( Kutipan pada hal : 38 )

Chloe yang dulunya gadis manja, kini setelah tinggal dan bekerja di Abu-Dhabi bisa hidup mandiri, kedua orang tuanya pun merasa bangga. Anaknya kini tidak seperti dulu. Chloe mendapatkan pekerjaan sebagai Assistant Accountant di Abu-Dhabi berkat Entin
( Teman semasa SMAnya ). Hidup di Abu-Dhabi itu tidak mudah, Yah.. sempat terlintas juga di pikiran saya beberapa waktu lalu, tidak mudah kalau tidak mempunyai kenalan, tidak mudah untuk beradaptasi dengan cuaca dan budaya negara minyak tersebut. saya bisa membayangkan betapa beratnya awal-awal perjuangan Chloe ketika ia mencari apartemen.memang tidak mudah hidup sebagai perantau. Abu-Dhabi negara yang lebih bersifat terbuka bagi kaum pendatang seperti Chole, Entin
dan Siti.

Beda dengan Entin, yah si tokoh kedua dalam buku tersebut. Entin yang memutuskan ke Abu-dhabi dengan cara yang unik. dengan cara main seperti jelangkung. hah ? Konyol & Lucu memang ketika saya membaca buku tersebut, ini membuat saya terbengong lalu ketawa hihihihi *duh ini bukan ketawa seperti kunti yaaaaaa* . Entin yang mengambil kertas dan jangka kemudian dia putar random, lalu jatuh ke huruf A. A-B-U-D-H-A-B-I
Di sanalah entin tinggal dan bekerja sebagai Teller dan memiliki pacar bule berkebangsaan Inggris tapiiiiiiiiiiiiii usianya lebih tua dari pada entin.

Lalu bagaimana dengan Chloe ? Oh... Chloe terperosok cinta dengan pria yang begitu dingiiin.. atau basa gaolnya coolman hehehe.. Yak Benoit nama pria itu, Pria yang menjadi Guidenya, dan Pria yang membuat hati Chloe naik turun hahaha...

hey,,,, saya tidak akan melupakan yang namanya Sama dengan saya : SITI.
Siti pun salah satu tokoh dalam buku ini, Siti yang bekerja sebagai office girl di kantor Chloe sekaligus bekerja part time di apartemen Chloe. tidak terlalu banyak tentang siti, siti menjadi TKW setelah mendaftar melalui agen, tapi di akhir cerita terkuaknya tindakan kriminalitas yang dilakukan Dennis, pacar entin dan siti menjadi korbannya.

ABU-DHABI, memberikan pesona tersendiri bagi Chloe, Entin, dan Siti.


ABU-DHABI, Bahasa arabnya : Abu Zaby adalah emirat terbesar dari tujuh emirat yang membentuk Uni Emirat Arab, Yang mulia Sheikh Khalifa Bin Zayed Al Nahayan merupakan turunan emir dan penguasa abu dhabi.
gambar tersebut saya comot dari gugel begitu indah dan gemerlapnya Negeri Father of Gazelle
Foto Abu Dhabi skyline from marina mall. Indah yaa... saya hanya bisa melihat ini dari internet
( sumber : Wikipedia )

di ikut sertakan dalam lomba resensi mba helene

No comments: